Borneoinsight.com, Samarinda – Duka mendalam menyelimuti warga pemukiman tepi sungai di kawasan Kelurahan Baqa setelah seorang pekerja transportasi air ditemukan meninggal dunia.
Insiden nahas ini menimpa Sidi, warga Kelurahan Tenun yang sehari-hari menggantungkan matapencaharian dari jasa penyeberangan sungai setempat.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban sedang melakukan perawatan rutin pada unit perahu kayu yang biasa digunakannya bekerja.
Saat beraktivitas di bawah badan armada, kondisi kesehatan korban mendadak memburuk secara drastis akibat keluhan medis yang dideritanya.
Kondisi fisik yang melemah secara tiba-tiba membuat korban kehilangan kesadaran hingga terjatuh tertelungkup ke area sungai yang dalam dan berlumpur.
Saksi mata di lokasi kejadian beserta anak korban yang melihat peristiwa tersebut langsung sigap melakukan upaya penyelamatan mendadak.
Proses pengangkatan tubuh korban sempat mengalami kendala akibat pekatnya medan lumpur di titik perbaikan perahu tersebut.
Almarhum dikenal luas oleh masyarakat sekitar sebagai pengemudi kapal tambangan yang setia melayani rute Samarinda Kota menuju Samarinda Seberang.
Kepolisian Polresta Samarinda yang tiba di lokasi memastikan insiden ini murni dipicu oleh masalah kesehatan kronis pada sistem kardiovaskular korban.
Atas permintaan pihak keluarga yang menolak prosedur otopsi, jenazah langsung dipindahkan ke rumah duka untuk proses pemakaman. (Sin)












