BorneoInsight.com- BALIKPAPAN – Garuda Indonesia resmi memulai fase kepulangan jemaah haji Indonesia untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Debarkasi Balikpapan. Hingga 9 Juni 2026, sebanyak 719 jemaah haji telah kembali ke Tanah Air melalui dua kelompok terbang (kloter) pertama yang mendarat di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.
Kloter pertama tiba pada 7 Juni 2026 pukul 23.05 WITA dengan penerbangan GA4401 menggunakan pesawat Airbus A330-900. Penerbangan ini mengangkut 360 jemaah asal Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara, yang terdiri dari 153 jemaah laki-laki dan 207 jemaah perempuan.

Sementara itu, Kloter 2 mendarat pada 9 Juni 2026 pukul 09.24 WITA melalui penerbangan GA4402 dengan membawa 359 jemaah asal Kalimantan Timur, terdiri atas 147 jemaah laki-laki dan 212 jemaah perempuan.
Seluruh proses kepulangan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sesuai standar operasional penerbangan haji yang diterapkan Garuda Indonesia. Maskapai juga memastikan setiap tahapan pelayanan diberikan secara optimal guna mendukung kenyamanan para jemaah setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Proses pemulangan jemaah melalui Debarkasi Balikpapan masih akan terus berlanjut. Kloter 3 dijadwalkan tiba pada 10 Juni 2026 pukul 22.55 WITA, melanjutkan rangkaian kepulangan jemaah haji ke Indonesia.
Sebagai maskapai nasional yang dipercaya melayani operasional penerbangan haji, Garuda Indonesia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu, sehingga proses kepulangan para jemaah dapat berjalan dengan baik hingga seluruh rangkaian penerbangan selesai. (A.m)












