Borneoinsight.com, Samarinda – Air minum dalam kemasan (AMDK) produksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda dengan merek Samaqua dipastikan segera hadir di pasaran. Produk lokal tersebut akan memulai debutnya melalui berbagai agenda resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sebelum diperkenalkan secara luas kepada masyarakat.
Langkah awal tersebut menjadi bagian dari strategi pengenalan merek sekaligus mengukur respons konsumen terhadap produk baru yang dikembangkan oleh perusahaan daerah. Pemerintah berharap kehadiran Samaqua mampu memperkuat eksistensi produk lokal di tengah persaingan industri air minum kemasan yang semakin kompetitif.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan bahwa penggunaan Samaqua pada sejumlah kegiatan pemerintahan merupakan tahap awal sebelum peluncuran resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Menurutnya, strategi tersebut diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk.
“Produk ini akan mulai digunakan pada berbagai kegiatan pemerintah kota sebagai tahap uji coba. Peluncuran resminya direncanakan berlangsung bulan depan,” ujar Andi Harun.
Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi, Samaqua dipersiapkan sebagai salah satu unit usaha strategis Perumda Tirta Kencana. Kehadiran produk ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperluas ruang bisnis perusahaan milik daerah tersebut.
Pemasaran perdana akan difokuskan di wilayah Samarinda. Setelah memperoleh penerimaan yang baik dari masyarakat, distribusi produk secara bertahap akan diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sebagai pasar utama.
Tidak berhenti di tingkat regional, Pemerintah Kota Samarinda juga menyiapkan langkah ekspansi yang lebih luas. Jika perkembangan pasar berjalan sesuai target, Samaqua ditargetkan mulai memasuki pasar di luar Kalimantan Timur pada tahun depan.
Andi Harun optimistis produk tersebut memiliki peluang untuk bersaing dengan berbagai merek nasional yang telah lebih dahulu dikenal masyarakat. Menurutnya, kualitas produk menjadi modal utama agar Samaqua mampu diterima oleh konsumen di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa Samaqua bukan hanya sebuah produk air minum kemasan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu memperkuat daya saing badan usaha milik pemerintah daerah.
Nama Samaqua sendiri lahir dari gagasan Andi Harun sebagai bagian dari proses pembentukan identitas merek. Konsep tersebut disusun agar produk memiliki karakter yang mudah dikenali sekaligus merepresentasikan semangat pengembangan usaha lokal.
Selain memberikan ide mengenai penamaan, Andi Harun mengaku turut terlibat dalam penyusunan konsep bisnis produk tersebut. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya memastikan Samaqua tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki strategi pemasaran yang kuat.
Di sisi lain, Perumda Tirta Kencana memastikan seluruh tahapan pembangunan pabrik AMDK telah rampung. Berbagai proses persiapan produksi juga telah diselesaikan sehingga fasilitas tersebut siap beroperasi secara penuh untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Perusahaan juga telah mengantongi berbagai persyaratan penting sebelum memasarkan produknya, mulai dari hasil uji coba produksi, audit Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga sertifikasi halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Seluruh tahapan tersebut dilakukan guna memastikan kualitas dan keamanan produk yang akan dikonsumsi masyarakat.
Dalam proses produksinya, Samaqua memanfaatkan air baku yang berasal dari Sungai Mahakam dan diolah melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalhol menggunakan teknologi pengolahan berstandar tinggi. Dengan dukungan infrastruktur produksi yang telah memenuhi ketentuan, Samaqua diharapkan mampu menjadi salah satu ikon produk unggulan Samarinda sekaligus memperkuat daya saing industri air minum kemasan asal Kalimantan Timur di pasar nasional. (Sin)












