Borneoinsight.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Pergantian tersebut ditandai dengan pelaksanaan serah terima jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Aula Lantai 3 Dinas Pariwisata, Rabu (1/7/2026).
Suasana penuh keakraban mewarnai prosesi pisah sambut yang dihadiri jajaran pejabat, aparatur sipil negara, serta tamu undangan. Momentum tersebut menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di dua organisasi perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kalimantan Timur.
Sebelum prosesi utama dimulai, para tamu disuguhkan tayangan video yang menampilkan perjalanan pengabdian Ririn Sari Dewi selama memimpin Dinas Pariwisata. Video tersebut juga mengulas berbagai capaian Muhammad Faisal selama menjabat sebagai Kepala Diskominfo Kalimantan Timur.
Kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai Dinas Pariwisata atas kebersamaan yang telah terjalin selama dirinya memimpin perangkat daerah tersebut. Menurutnya, dukungan seluruh jajaran menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan sektor pariwisata.
Ririn menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, ia berharap hubungan baik antarseluruh aparatur pemerintah tetap terpelihara meski kini berada di instansi yang berbeda.
Ia juga menekankan bahwa acara pisah sambut bukanlah akhir dari kebersamaan. Sebaliknya, silaturahmi dan sinergi antarlembaga harus terus diperkuat demi mendukung keberhasilan program-program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Ririn menitipkan sejumlah agenda strategis yang dinilai perlu terus dikembangkan. Salah satunya adalah penguatan sektor pariwisata melalui program Jospol yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi wisata daerah.
Selain pengembangan destinasi, ia juga mendorong agar sektor ekonomi kreatif terus diperkuat melalui kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sinergi tersebut diyakini mampu menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
Di sisi lain, Muhammad Faisal yang kini dipercaya memimpin Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mengajak seluruh jajaran untuk bergerak lebih cepat dalam menciptakan inovasi. Ia menilai tantangan pembangunan pariwisata harus dijawab melalui kreativitas dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Faisal, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi hambatan untuk menghadirkan program-program berkualitas. Justru kondisi tersebut perlu dijadikan pemicu lahirnya berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian daerah.
Ia berharap masa pengabdiannya di Dinas Pariwisata dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri pariwisata Kalimantan Timur, terutama melalui penyelenggaraan berbagai agenda wisata, promosi destinasi, serta pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Faisal juga mengenang perjalanan selama lima tahun enam bulan memimpin Diskominfo Kaltim. Selama periode tersebut, instansi yang dipimpinnya berhasil mencatat berbagai prestasi di tingkat nasional, mulai dari keterbukaan informasi publik, literasi digital, daya saing digital, hingga pengelolaan statistik sektoral yang konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar nasional.
Ia optimistis capaian tersebut akan terus dipertahankan oleh kepemimpinan yang baru di Diskominfo. Sementara di Dinas Pariwisata, pengalaman yang dimilikinya akan dimanfaatkan untuk memperkuat promosi berbasis digital serta memperluas penyelenggaraan berbagai event yang mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke Kalimantan Timur.
Prosesi serah terima jabatan ditutup dengan penandatanganan berita acara, penyerahan memori jabatan, serta pemberian cinderamata sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama dan pejabat baru. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarlembaga serta menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan sektor komunikasi, informatika, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. (Sin)












