• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Borneo Insight
Advertisement
  • Beranda
  • Etam 24
    • Balikpapan
    • Berau
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Samarinda
  • Ekonomi dan Bisnis
  • UMKM
  • Wisata dan Kuliner
  • Hobi dan Liburan

    Cleaners Vs. Disinfectants: What You Need to Know

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising with Human Financial Planners

    U.S. Online Sales Surge, Shoppers Throng Stores On Thanksgiving Evening

    The Victoria’s Secret 2016 Show Was Straight Out Of ‘Game of Thrones’

    Watch As Flares Are Set Off In The Crowd To Mark Liam Gallagher’s Arrival In Glasgow

    Trending Tags

    • Pandemic
  • Olahraga
  • Pariwara
    • Dinkes Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • Pemkab Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Etam 24
    • Balikpapan
    • Berau
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Samarinda
  • Ekonomi dan Bisnis
  • UMKM
  • Wisata dan Kuliner
  • Hobi dan Liburan

    Cleaners Vs. Disinfectants: What You Need to Know

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising with Human Financial Planners

    U.S. Online Sales Surge, Shoppers Throng Stores On Thanksgiving Evening

    The Victoria’s Secret 2016 Show Was Straight Out Of ‘Game of Thrones’

    Watch As Flares Are Set Off In The Crowd To Mark Liam Gallagher’s Arrival In Glasgow

    Trending Tags

    • Pandemic
  • Olahraga
  • Pariwara
    • Dinkes Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • Pemkab Kaltim
No Result
View All Result
Borneo Insight
No Result
View All Result
Home Etam 24 Samarinda

Anak Jadi Target Perekrutan? Densus 88 Ungkap Tanda-Tanda Paparan Radikalisme kepada Warga

AdminWeb by AdminWeb
12 July 2026
in Samarinda
0
Anak Jadi Target Perekrutan? Densus 88 Ungkap Tanda-Tanda Paparan Radikalisme kepada Warga

Penyampaian materi oleh Perwakilan Densus 88 AT kepada Warga Jl. Dr. Suetomo Samarinda (Foto : Sin)

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Borneoinsight.com, Samarinda – Pencegahan penyebaran paham radikal dinilai tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Peran masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ketahanan lingkungan terhadap masuknya ideologi yang mengarah pada ekstremisme dan terorisme. Atas dasar itu, Densus 88 Antiteror Polri melalui Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Kalimantan Timur terus menggencarkan edukasi langsung kepada warga hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).

Salah satu kegiatan berlangsung di Jalan Dr. Sutomo Gang 7 Nomor 28, RT 39, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Sabtu (11/7/2026) malam. Sekitar 30 warga bersama Ketua RT mengikuti sosialisasi yang membahas pola penyebaran radikalisme serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Perwakilan Satgaswil Densus 88 AT Mabes Polri mengatakan keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam mempersempit ruang gerak penyebaran paham radikal. Menurutnya, edukasi secara langsung menjadi salah satu pendekatan preventif yang terus diperkuat.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ancaman ideologi radikal, kekerasan, dan terorisme. Kami juga mengajak masyarakat memperkuat moderasi beragama serta memahami bagaimana pola perekrutan kelompok teror agar dapat dicegah sejak awal,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa proses munculnya radikalisme umumnya tidak terjadi secara instan. Tahapan awal sering kali diawali dengan tumbuhnya sikap intoleran terhadap perbedaan yang ada di tengah masyarakat.

“Intoleransi merupakan kondisi ketika seseorang tidak lagi menghargai perbedaan pendapat maupun keyakinan. Jika dibiarkan berkembang, sikap tersebut dapat menjadi pintu masuk lahirnya radikalisme,” katanya.

Ia menegaskan bahwa radikalisme tidak dapat dikaitkan dengan agama tertentu. Menurutnya, siapa pun berpotensi terpapar apabila mulai menerima cara berpikir yang membenarkan perubahan melalui tindakan ekstrem.

“Radikalisme adalah paham yang menghendaki perubahan secara drastis, bahkan menggunakan cara-cara kekerasan. Hal ini tidak berkaitan dengan agama tertentu karena dapat muncul pada kelompok mana pun,” jelasnya.

Lebih lanjut, peserta diberikan penjelasan mengenai perbedaan antara radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Ketiga istilah tersebut memiliki tahapan yang berbeda, namun saling berkaitan apabila tidak dicegah sejak dini.

“Ekstremisme ditandai dengan dukungan terhadap penggunaan kekerasan untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan terorisme merupakan tindakan yang menggunakan kekerasan atau ancaman sehingga menimbulkan rasa takut secara luas dengan motif ideologi maupun politik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Densus 88 memberi perhatian khusus terhadap perlindungan anak dan remaja. Kelompok usia tersebut dinilai menjadi sasaran yang paling rentan karena masih berada pada fase pencarian jati diri dan mudah menerima pengaruh dari lingkungan digital.

“Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, emosinya masih berkembang, dan ingin diakui oleh lingkungannya. Situasi itu sering dimanfaatkan oleh kelompok tertentu melalui media sosial maupun platform digital lainnya,” tuturnya.

Selain memberikan materi mengenai pola perekrutan, petugas juga mengajak para orang tua lebih aktif memperhatikan perubahan perilaku anak sebagai bentuk deteksi dini.

“Perubahan seperti mulai menutup diri dari keluarga, terlalu menjaga privasi telepon genggam, mengonsumsi konten kekerasan, atau sering menyampaikan ujaran kebencian perlu menjadi perhatian karena dapat menjadi indikator awal paparan paham ekstrem,” katanya.

Masyarakat juga diingatkan agar lebih kritis terhadap berbagai pesan yang beredar di ruang digital. Ajakan bergabung dalam kelompok tertentu dengan dalih perjuangan, permintaan merahasiakan komunikasi dari orang tua, hingga penyebaran informasi yang dipelintir untuk memancing kebencian disebut sebagai pola yang perlu diwaspadai.

Untuk memperkuat pencegahan, Satgaswil Densus 88 memperkenalkan konsep Formula 6P, yakni pengawasan dan deteksi dini, pendidikan toleransi, pemberdayaan organisasi serta kegiatan positif bagi generasi muda, penguatan nilai-nilai Pancasila, pendekatan mental dan psikologis, serta pemanfaatan teknologi sebagai media penyebaran pesan-pesan positif.

“Pencegahan radikalisme merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam menjaga generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang mengarah pada kekerasan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat RT, Densus 88 berharap kesadaran publik terhadap bahaya radikalisme semakin meningkat. Partisipasi aktif warga diharapkan menjadi benteng pertama dalam mendeteksi sekaligus mencegah berkembangnya paham yang berpotensi mengancam persatuan dan keamanan nasional.  (Sin)

Tags: Headline
Previous Post

Polisi Ungkap Dugaan Modus Kunci Rumah dalam Kasus Curanmor di Samarinda

Next Post

orban Hilang di Pantai Kemala Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Evakuasi Jenazah ke Rumah Sakit

AdminWeb

AdminWeb

Berita Terkait

Lansia Ditemukan Meninggal di Kebun Samarinda Utara, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Samarinda

Lansia Ditemukan Meninggal di Kebun Samarinda Utara, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

by AdminWeb
25 July 2026
Musprov Perserosi Kaltim Bangkitkan Organisasi, Robidin Noor Nahkodai Pengprov 2026-2030
Samarinda

Musprov Perserosi Kaltim Bangkitkan Organisasi, Robidin Noor Nahkodai Pengprov 2026-2030

by AdminWeb
25 July 2026
Viral Isu Ban Motor Gundul Ditilang Rp250 Ribu, Satlantas Samarinda Tegaskan Utamakan Edukasi demi Keselamatan
Samarinda

Viral Isu Ban Motor Gundul Ditilang Rp250 Ribu, Satlantas Samarinda Tegaskan Utamakan Edukasi demi Keselamatan

by AdminWeb
25 July 2026
Satpol PP Samarinda Tegas Tertibkan Pedagang yang Kuasai Trotoar, Barang Dagangan Terancam Diamankan
Samarinda

Satpol PP Samarinda Tegas Tertibkan Pedagang yang Kuasai Trotoar, Barang Dagangan Terancam Diamankan

by AdminWeb
25 July 2026
Warung Makan Merangkap Rumah di Samarinda Seberang Dilalap Si Jago Merah, Pemilik Alami Luka Ringan
Samarinda

Warung Makan Merangkap Rumah di Samarinda Seberang Dilalap Si Jago Merah, Pemilik Alami Luka Ringan

by AdminWeb
23 July 2026
Next Post
orban Hilang di Pantai Kemala Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Evakuasi Jenazah ke Rumah Sakit

orban Hilang di Pantai Kemala Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Evakuasi Jenazah ke Rumah Sakit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

  • Polresta Samarinda Tetapkan Tersangka Kasus Samarinda Half Marathon, Dana Peserta Rp481 Juta Diduga Digunakan untuk Kepentingan Pribadi

    Kasus Samarinda Half Marathon Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Penyelenggara sebagai Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Bumi Senyiur Samarinda Resmi Membuka Kembali Kamar Secara Bertahap Dengan Konsep Lebih Modern dan Nyaman.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerbang Awal Menjadi Generasi Berakhlak, SMP Plus Berbasis Pesantren Salsabila Samarinda Sambut Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramugari Asal Samarinda Wakili Indonesia di Miss Asia Pacific International 2026, Siap Harumkan Nama Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Ban Motor Gundul Ditilang Rp250 Ribu, Satlantas Samarinda Tegaskan Utamakan Edukasi demi Keselamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026

Categories

  • Balikpapan
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Etam 24
  • Hobi dan Liburan
  • Kriminal
  • Kutai Kartanegara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • UMKM
  • Wisata dan Kuliner

Kategori

  • Balikpapan
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Etam 24
  • Hobi dan Liburan
  • Kriminal
  • Kutai Kartanegara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • UMKM
  • Wisata dan Kuliner

Cari berdasarkan tag

Explore Bali Headline headlines Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Berita Terbaru

  • Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Tiga Polisi Polda Jabar Hadapi Sidang Etik
  • Cegah Pelanggaran Berulang, Dishub DKI Perluas Pengawasan Pelican Crossing Bundaran HI
  • Lansia Ditemukan Meninggal di Kebun Samarinda Utara, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Copyright © 2026 Borneo Insight - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Copyright © 2026 Borneo Insight - All Right Reserved.