Borneoinsight.com, Kukar – Langkah tegas diambil oleh warga di wilayah Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, pasca-terungkapnya tabir kematian salah satu penghuni Desa Kampung Baru.
Sosok bernama Ignatius sebelumnya disangka menjadi korban kecelakaan lalu lintas biasa sebelum akhirnya terindikasi kuat sebagai korban penganiayaan.
Peristiwa ini juga mengakibatkan seorang warga Desa Bengen, Lewi, menderita luka parah dan harus menjalani perawatan medis.
Perubahan status peristiwa tersebut melahirkan amarah kolektif masyarakat yang menuntut keadilan.
Gelombang kemarahan warga tersebut memuncak pada Sabtu pagi di akhir pekan lalu.
Sejumlah tempat didatangi oleh kelompok massa yang menuntut ketegasan aparat hukum dalam membongkar kasus ini.
Aksi massa merembet pada perusakan permukiman dan pembakaran sebuah warung makan di kawasan Desa Bilah Talang.
Warung Bule Jawa yang menjadi sasaran pembakaran ditengarai merupakan lokasi awal mencuatnya percekcokan tersebut.
Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvander, menyebutkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar agar terduga pelaku ditangkap dalam kurun waktu 2×24 jam.
Meranggapi potensi eskalasi yang kian membesar, jajaran kepolisian segera melebarkan jangkauan pengamanan di lapangan.
Pihak kecamatan membenarkan bahwa jajaran kepolisian telah membekuk para terduga pelaku yang terseret dalam kasus ini.
Demi menjaga stabilitas dan mencegah tindakan main hakim sendiri, para tersangka langsung diamankan menuju Mapolres Kukar.
Proses olah tempat kejadian perkara dilangsungkan secara langsung di bawah pimpinan Kapolres Kukar pada Minggu.
Penyelidikan intensif ini menggerakkan kekuatan penuh dari Satreskrim Polres Kukar, Polsek Tabang, hingga bantuan Subdit Jatanras Polda Kaltim.
Meski tindakan pengamanan telah berjalan, perincian nama serta jumlah pasti tersangka masih menunggu konfirmasi resmi demi membendung rumor liar.
Sorotan terhadap kerusuhan ini turut memancing perhatian Ketua Dewan Pembina Persekutuan Dayak Kaltim, Syaharie Jaang.
Tokoh masyarakat yang pernah memimpin Kota Samarinda tersebut menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Ignatius serta mendoakan kesembuhan Lewi.
Ia melayangkan imbauan terbuka bagi warga Desa Bengen, Desa Kampung Baru, dan seluruh masyarakat Tabang agar tidak bertindak anarkis.
Masyarakat diharapkan memercayakan seluruh mekanisme pembuktian hukum kepada Polres Kukar dan Polsek Tabang.
Pasca-penangkapan para terduga pelaku, suasana di Desa Sidomulyo serta Desa Bilah Talang dilaporkan mulai berangsur normal.
Koordinasi lintas sektor terus digalang oleh Pemerintah Kecamatan Tabang bersama tokoh adat guna memelihara ketertiban masyarakat. (Sin)









