Balikpapan- BorneoInsight.com- Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara langsung melepas keberangkatan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Balikpapan yang diberangkatkan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA-4110 pada Minggu (10/5).
Prosesi pelepasan berlangsung di Embarkasi Balikpapan dan turut dihadiri General Manager Garuda Indonesia Balikpapan, Valentry Akila Rumambi. Kehadiran Menteri Haji tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan kesiapan dan kelancaran operasional penyelenggaraan ibadah haji di seluruh embarkasi Indonesia.
Dalam sambutannya, Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan salam Presiden kepada seluruh jemaah serta doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

“Presiden menitipkan salam dan mendoakan agar perjalanan ibadah haji Bapak/Ibu diberikan kelancaran, kesehatan, hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci demi terciptanya suasana ibadah yang aman, nyaman, dan khusyuk. Prosesi pelepasan ditutup dengan pembacaan talbiyah yang dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI.

Pada Kloter 10 tersebut, Garuda Indonesia memberangkatkan sebanyak 360 jemaah haji, terdiri dari 131 jemaah pria dan 229 jemaah wanita. Para jemaah berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Kabupaten Banggai Laut, Buol, Donggala, Morowali, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, serta Kota Palu.
Seluruh jemaah diberangkatkan pukul 19.30 WITA melalui Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan menggunakan armada Airbus A330-900neo dengan tujuan Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan penerbangan haji yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu bagi seluruh jemaah Indonesia.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi Garuda Indonesia untuk kembali mendapatkan kepercayaan melayani operasional penerbangan haji Indonesia. Kami memahami bahwa perjalanan haji merupakan perjalanan ibadah yang sangat penting dan penuh makna, sehingga seluruh kesiapan operasional, layanan, maupun armada dipersiapkan secara optimal,” ungkapnya.
Garuda Indonesia juga terus memperkuat koordinasi bersama Kementerian Agama, otoritas bandara, AirNav Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memastikan operasional penerbangan haji berjalan optimal di seluruh embarkasi yang dilayani.
kontributor (A.m)










