Borneoinsight.com, Berau – Getaran gempa bumi kembali melanda wilayah Kalimantan Timur tepat pada saat fajar merekah, Kamis (13/8/2026).
Masyarakat di kawasan Kabupaten Berau dikejutkan oleh guncangan tektonik yang bersumber dari wilayah perairan sekitarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa besaran magnitudo yang terukur pada peristiwa ini mencapai 4,3.
Sistem pencatat kebencanaan mencatat waktu pasti terjadinya guncangan yakni pada pukul 05.41:13 WIB.
Berdasarkan analisis spasial, koordinat titik pusat gempa terletak di posisi 1,49 Lintang Utara serta 118,93 Bujur Timur.
Lokasi episentrum tersebut berada pada jarak radius sekitar 184 kilometer mengarah ke tenggara dari wilayah Berau.
Ditinjau dari parameter geologi, guncangan ini teridentifikasi sebagai aktivitas pergerakan lempeng di zona dangkal.
Petugas BMKG mengonfirmasi bahwasanya kedalaman hiposentrum gempa berada pada kedalaman 7 kilometer di bawah permukaan air laut.
Sumber gempa yang tidak terlalu dalam ini membuat gelombang getaran berpotensi merambat sampai ke daratan terdekat.
Pihak berwenang langsung menyebarluaskan peringatan dini melalui akun media sosial resmi mereka di kanal X.
“Gempa Mag:4.3, 13-Aug-2026 05:41:13 WIB, Lok:1.49LU, 118.93BT (184 km Tenggara BERAU-KALTIM), Kedlmn:7 Km #BMKG,” bunyi siaran pers singkat tersebut.
Pihak BMKG menyertakan catatan khusus (disclaimer) mengenai karakteristik penyajian data awal peristiwa ini.
Lembaga pemerintah ini menegaskan bahwasanya prinsip utama pelaporan awal adalah mengutamakan kecepatan penyampaian informasi kepada khalayak.
Akibat dari kecepatan rilis tersebut, data parametrik awal gempa masih bersifat dinamis serta belum sepenuhnya stabil.
Penyempurnaan kalkulasi angka akan dilakukan secara berkala seiring masuknya rekaman kelengkapan data dari stasiun-stasiun pemantau geofisika.
Hingga saat ini, belum ada informasi lanjutan mengenai tingkat kerusakan bangunan maupun potensi jatuhnya korban di lapangan.
Warga setempat dianjurkan untuk tidak mudah terpengaruh kabar simpang siur serta selalu mengakses informasi dari kanal terverifikasi milik pemerintah. (Sin)








