Borneoinsight.com, Samarinda – Aparat kepolisian Kota Samarinda bergerak cepat merespons laporan warga terkait ditemukannya dua jasad pria di lokasi pemukiman sewa yang berbeda pada Kamis pagi.
Laporan pertama diterima petugas dari area Jalan Otto Iskandar Dinata, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir, persisnya sekitar pukul 08.30 WITA.
Penghuni kamar sewa bernama Andi Haidir ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar yang ia tempati.
Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang digelar kepolisian tidak menemukan dokumen identitas resmi milik korban di lokasi tersebut.
Kapolsek Samarinda Kota, AKP Amiruddin, menyampaikan bahwa korban Haidir ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dalam kondisi tubuh yang mulai kaku.
Pemilik bangunan kontrakan, Samidin Martosetiko, menyebutkan bahwa almarhum telah menumpang tinggal di tempatnya sejak beberapa tahun belakangan.
Usaha pemilik rumah untuk membangunkan korban pada pagi hari tidak membuah hasil hingga dipastikan korban sudah tidak memiliki denyut jantung.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa Haidir sempat mengalami masalah kesehatan serius berupa kelumpuhan dan penurunan ingatan dalam dua bulan terakhir.
Selain itu, korban juga tercatat pernah mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengharuskan operasi penanganan medis berupa pemasangan pen pada bagian lutut kiri.
Belum usai penanganan di lokasi pertama, laporan serupa masuk dari kawasan Jalan Diponegoro Gang Langgar, Kelurahan Pelabuhan, sekitar pukul 09.25 WITA.
Di lokasi kedua ini, seorang pria bernama Nursam alias Ical ditemukan tak bernyawa oleh rekannya yang berniat mengajak pergi mengamen dan bekerja.
Korban Ical, yang berprofesi sebagai petugas parkir di kawasan Citra Niaga, diketahui memiliki rekam medis penyakit diabetes, asam urat, serta masalah pencernaan.
Pemeriksaan fisik luar oleh Tim Inafis Polresta Samarinda pada kedua jenazah menegaskan tidak ditemukannya indikasi kekerasan maupun bekas tindakan kriminal.
Kedua jasad selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut sembari petugas menghubungi pihak keluarga korban. (Sin)












