Borneoinsight.com, Samarinda – Geliat industri kuliner dan tempat singgah di pinggiran Kota Samarinda kian menunjukkan perkembangan positif. Selama ini, keterbatasan pilihan lokasi kumpul di wilayah timur kerap memaksa penduduk di Kecamatan Sambutan melintasi jarak cukup jauh menuju pusat kota demi mendapatkan tempat makan dan kedai kopi yang memadai.
Kondisi geografis dan dinamika kebutuhan warga lokal inilah yang menggerakkan Diah Setianingsih untuk mengeksekusi ide pendirian tempat nongkrong modern berkonsep coffee and eatery di wilayah pemukimannya.
Sebagai warga yang mendiami kawasan Sambutan, Diah mengamati langsung tingginya kebutuhan masyarakat sekitar akan ruang interaksi sosial yang terdekat dari kediaman mereka.
Motivasi utama pembukaan tempat ini difokuskan untuk memudahkan warga Sambutan dan sekitarnya agar memiliki alternatif lokasi kuliner berkualitas tanpa harus menembus kemacetan menuju jantung kota Samarinda.
Langkah strategis diambil dengan memilih lokasi operasional di Jalan Sultan Sulaiman, Sambutan. Kedai kopi ini berdiri tepat di area depan kompleks Perumahan Citra Gading Resident, sebuah posisi yang terbilang sangat mudah diakses oleh pengguna jalan maupun penghuni kawasan perumahan.
Identitas tempat ini dinamai “Oosten Cigare”, sebuah penamaan yang menyimpan asal-usul historis dan geografis yang teramat lekat dengan lokasi berdirinya.
Kata “Oosten” diserap dari bahasa Belanda yang bermakna timur, sebuah representasi posisi Kecamatan Sambutan yang terletak di bagian timur peta administratif Kota Samarinda.
Adapun frasa “Cigare” dirangkai dari singkatan nama perumahan Citra Gading Resident yang berada tepat di seberang area kedai. Penggabungan nama tersebut menciptakan nilai filosofis lokal yang autentik.
Keunggulan visual menjadi salah satu daya tarik utama Oosten Cigare, di mana para pelanggan dapat menikmati nuansa alam terbuka yang hijau dan asri secara langsung sembari bersantai.
Fokus keunggulan tempat ini bertumpu pada ragam sajian minuman berbasis kopi yang diracik khusus untuk memanjakan lidah para pencinta kopi modern.

Di antara jajaran menu kopi yang ditawarkan, varian Peca Citrus Americano menjadi salah satu menu racikan paling dinanti. Minuman ini memadukan pahitnya kopi hitam dengan kesegaran karakter buah sitrus yang pekat.
Bagi penikmat sajian kopi bertumpu pada tekstur yang lebih lembut, pilihan varian Mont Blanc hadir menyajikan perpaduan seimbang antara ekstrak kopi pilihan dan komposisi susu.
Inovasi rasa olahan kopi kian kaya lewat kehadiran varian Peach Perfect yang menyisipkan sentuhan manis buah persik ke dalam aroma tajam biji kopi pilihan.
Pengunjung juga dapat mencicipi keunikan varian Midnight Lecy, sebuah kreasi minuman berbasis kopi yang dipadukan dengan aroma eksotis buah leci.
Daftar kelezatan racikan kopi tersebut disempurnakan oleh hadirnya varian Creamy Ron bagi pencinta kopi kental gurih, serta Afternoon Manggo bagi pengunjung yang memprioritaskan minuman segar non-kopi.
Sebagai pendamping racikan kopi unggulan tersebut, pihak pengelola menyediakan pula hidangan kuliner Nusantara yang menggugah selera, seperti Nasi Goreng Cabai Hijau dan Soto Betawi.
Khusus bagi pengunjung yang membawa anggota keluarga besar atau memerlukan ruang diskusi privat, Oosten Cigare menyediakan fasilitas ruang VIP demi menjaga kenyamanan serta keleluasaan beraktivitas.
Jejak usaha Diah Setianingsih rupanya tidak hanya berhenti di kawasan Sambutan. Manajemen juga telah melakukan ekspansi wilayah operasional dengan membuka unit usaha cabang di wilayah tetangga.
Cabang pendukung tersebut berlokasi di kawasan Anggana, tepatnya di Jalan Bhayangkara, yang beroperasi secara resmi dengan nama Oosten Senja demi menjangkau lebih banyak penikmat kopi berkualitas. (Sin)












