Borneoinsight.com, Samarinda – Kawasan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda kembali diselimuti ancaman si jago merah pada akhir pekan ini.
Insiden kebakaran lahan gambut melanda area di sekitar KM 31+200 yang masuk dalam kawasan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Peristiwa yang berlangsung pada Sabtu malam tersebut mencatatkan kali kedua titik lokasi yang sama membara dalam kurun waktu singkat.
Kobaran api pertama kali terdeteksi meningkat intensitasnya ketika waktu menunjukkan sekitar pukul 20.00 WITA.
Lahan gambut yang mongering dengan cepat dilalap api hingga perlahan mendekati bahu jalan di Jalur B Tol Balikpapan-Samarinda.
Upaya penanggulangan langsung dilakukan secara massif guna mengisolasi pergerakan api agar tidak merambat semakin jauh.
Operasi pemadaman intensif yang melibatkan personel gabungan tersebut akhirnya berhasil menaklukkan kobaran api sekitar pukul 23.00 WITA.
Pihak PT Jasamarga Balikpapan Samarinda membenarkan bahwa titik tersebut merupakan lokasi yang sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa.
Insan Mustaqim selaku perwakilan manajemen menyatakan, “Ini kejadian yang kedua kalinya. Tadi malam apinya membesar lagi.”
Ia menjelaskan bahwa kolaborasi lintas instansi seperti Damkar, Manggala Agni, PMI, hingga aparat kepolisian dan TNI diturunkan ke lokasi.
“Tim dari Damkar, Manggala Agni, PMI, Polsek Samboja, Koramil, patroli kami dan masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman,” tambah Insan.
Hasil pengamatan di tempat kejadian menunjukkan estimasi area tanah gambut yang hangus terbakar menembus angka 2,5 hektare.
Struktur tanah gambut yang mengering di musim kemarau menjadi pemicu utama cepatnya penyerbaran material bakar di dekat lahan pertanian warga.
“Di belakang itu ada lahan petani. Memang lahan gambut. Jadi kalau kondisinya kering, api cukup mudah merambat,” ungkapnya terkait kerentanan area tersebut.
Guna mempercepat proses suplai air, armada tangki dari pengelola jalan tol dikerahkan menyokong unit pemadam di lapangan.
Meski ketebalan asap sempat berhembus memasuki area perlintasan kendaraan, visibilitas para pengemudi dilaporkan masih dalam batas aman pada Sabtu malam.
“Memang asap sempat masuk ke area jalan tol, tetapi untuk kejadian tadi malam belum sampai mengganggu jarak pandang pengendara,” ujar Insan memungkasi penjelasannya. (Sin)












