• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Borneo Insight
Advertisement
  • Beranda
  • Etam 24
    • Balikpapan
    • Berau
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Samarinda
  • Ekonomi dan Bisnis
  • UMKM
  • Wisata dan Kuliner
  • Hobi dan Liburan

    Cleaners Vs. Disinfectants: What You Need to Know

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising with Human Financial Planners

    U.S. Online Sales Surge, Shoppers Throng Stores On Thanksgiving Evening

    The Victoria’s Secret 2016 Show Was Straight Out Of ‘Game of Thrones’

    Watch As Flares Are Set Off In The Crowd To Mark Liam Gallagher’s Arrival In Glasgow

    Trending Tags

    • Pandemic
  • Olahraga
  • Pariwara
    • Dinkes Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • Pemkab Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Etam 24
    • Balikpapan
    • Berau
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Samarinda
  • Ekonomi dan Bisnis
  • UMKM
  • Wisata dan Kuliner
  • Hobi dan Liburan

    Cleaners Vs. Disinfectants: What You Need to Know

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising with Human Financial Planners

    U.S. Online Sales Surge, Shoppers Throng Stores On Thanksgiving Evening

    The Victoria’s Secret 2016 Show Was Straight Out Of ‘Game of Thrones’

    Watch As Flares Are Set Off In The Crowd To Mark Liam Gallagher’s Arrival In Glasgow

    Trending Tags

    • Pandemic
  • Olahraga
  • Pariwara
    • Dinkes Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • Pemkab Kaltim
No Result
View All Result
Borneo Insight
No Result
View All Result
Home Etam 24 Samarinda

Teror di Dalam Mobil Berujung Maut: Polisi Ringkus Tiga Pria Penganiaya Warga Samarinda hingga Terjun ke Mahakam

Berawal dari tudingan sepihak perkara alat bengkel, Muhammad Budi Harianto dianiaya di perjalanan hingga nekat melompat ke sungai deras demi menyelamatkan diri.

AdminWeb by AdminWeb
10 October 2026
in Samarinda
0
Teror di Dalam Mobil Berujung Maut: Polisi Ringkus Tiga Pria Penganiaya Warga Samarinda hingga Terjun ke Mahakam

Petugas kepolisian dan inafis saat melakukan evakuasi korban tenggelam beberapa waktu lalu saat ditemukan mengapung di sungai mahakam samarinda (Foto : Sin)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Borneoinsight.com, Samarinda – Kematian tragis yang menimpa seorang pria di perairan Sungai Mahakam memasuki babak baru setelah aparat penegak hukum membongkar rentetan tindak pidana di balik peristiwa tersebut. Petaka ini dipastikan bukan insiden tenggelam murni, melainkan buntut dari aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh sekelompok warga.

Titik awal pengusutan perkara ini bermula dari ditemukannya sesosok tubuh tak bernyawa di tepian Jalan Untung Suropati, kawasan Kecamatan Sungai Kunjang, pada Sabtu (19/9/2026). Jenazah pria malang tersebut belakangan dipastikan bernama Muhammad Budi Harianto.

Saat jasad pertama kali dievakuasi dari aliran air, petugas lapangan menaruh kecurigaan besar terhadap sejumlah kejanggalan fisik pada tubuh korban. Tanda-tanda kerusakan jaringan kulit dan memar mengindikasikan adanya benturan keras yang terjadi sesaat sebelum korban masuk ke dalam air.

Kecurigaan itu kian terbukti setelah dokter forensik menyelesaikan pemeriksaan medis. Hasil visum et repertum secara gamblang memperlihatkan bahwa korban sempat menerima perlakuan kasar dan tindak kekerasan fisik sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Berbekal laporan visum tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda langsung membentuk tim khusus untuk menelusuri aktivitas korban pada jam-jam terakhirnya. Penyelidikan intensif pun segera digulirkan demi menyeret para pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau.

Kerja keras penyidik di lapangan akhirnya membuahkan hasil signifikan dengan diketahuinya identitas sekelompok pria yang sempat menyekap korban. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar membenarkan adanya indikasi kuat persekusi berdarah tersebut.

“Setelah dilakukan identifikasi lebih lanjut, diketahui sebelum meninggal dunia korban mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan beberapa orang laki-laki,” ungkap Hendri dalam rilis resmi pengungkapan kasus di Samarinda, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan jajaran Unit Jatanras, tiga orang lelaki ditetapkan sebagai buronan utama dalam perkara ini. Masing-masing tersangka diketahui berinisial FBS, M alias B, serta seorang pria berinisial S alias A.

Sumbu konflik yang berujung maut ini ternyata dipicu oleh prasangka hilangnya perkakas kerja dari sebuah tempat servis kendaraan bermotor. Tanpa menempuh jalur pelaporan resmi kepada pihak kepolisian, para pelaku menuduh Budi sebagai pencuri barang-barang tersebut.

Aksi penghakiman jalanan ini digagas oleh tersangka S alias A. Bertekad menuntut pengakuan, S mengajak FBS serta M alias B mengendarai mobil carteran menuju kediaman korban guna menyeretnya keluar dari rumah.

Setibanya di rumah korban, para pelaku langsung membawa paksa Budi menuju kediaman salah seorang tersangka. Di sanalah interogasi sepihak disertai intimidasi fisik perdana dilancarkan kepada pria yang terpojok itu.

Namun, tekanan fisik tersebut ternyata belum berakhir di kediaman pelaku. Guna mempersempit ruang gerak korban sekaligus memaksanya mengaku, ketiga pria itu memasukkan kembali Budi ke dalam kabin kendaraan roda empat untuk dibawa berkeliling.

Di dalam kabin mobil yang melaju itulah siksaan fisik kian menjadi-jadi. Tersangka FBS, yang duduk dalam posisi berdekatan, melayangkan hantaman bertubi-tubi menggunakan kepalan tangannya langsung ke tubuh korban.

Situasi korban di dalam kendaraan semakin tidak berdaya tatkala tersangka M alias B turut melancarkan kekerasan fisik. Tersangka M menggunakan tangan kirinya untuk mencengkeram erat serta menyentak rambut Budi agar korban tidak mampu melawan balik.

Pada saat yang bersamaan, tersangka S alias A yang mengendalikan kemudi turut melancarkan perang urat saraf. S menekan Budi secara verbal dengan janji akan bertanggung jawab penuh asalkan korban bersedia mengakui pencurian perkakas bengkel tersebut.

Merasa nyawanya terancam dan tidak lagi memiliki pilihan untuk bertahan di tengah kekerasan yang berlangsung di ruang sempit, Budi berupaya mencari celah kelengahan para pelaku. Keberanian nekat itu muncul saat mobil melintas di dekat tepian sungai.

Dengan sisa tenaga yang dimilikinya, Budi mendadak menggapai tuas pintu mobil bagian kiri, menghentakkannya hingga menganga, lalu melemparkan badannya keluar kendaraan ke tepi jalan raya.

Langkah pelarian darurat korban sayangnya berujung pada medan yang sangat berbahaya di bibir Sungai Mahakam. Dihantui ketakutan bahwa para pelaku akan kembali menangkapnya, Budi nekat melompat langsung ke dalam derasnya arus sungai.

Debit air Mahakam yang tinggi dan arusnya yang kuat seketika menggulung tubuh korban yang sudah dalam kondisi lemah akibat pukulan bertubi-tubi. Budi hanyut terbawa pusaran air hingga akhirnya tenggelam dan meninggal dunia.

Aparat kepolisian bergerak cepat meringkus para tersangka di sejumlah lokasi terpisah usai mengumpulkan bukti saksi. Penangkapan paling mengejutkan terjadi pada tersangka M alias B, yang diringkus saat tengah berada di ruang jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk memantau status korban.

Sementara itu, tersangka S alias A yang menyadari jejak pelariannya telah terendus kepolisian menyusul rekannya dengan menyerahkan diri ke kantor polisi, bersamaan dengan diciduknya tersangka FBS oleh jajaran Jatanras.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum, para tersangka dijerat dengan Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan jeratan tambahan Pasal 20 huruf b bagi S alias A sebagai penganjur tindak pidana. Berkas perkara kini tengah disiapkan penyidik untuk segera diserahkan ke pihak penuntut umum. “Dalam waktu dekat, berkas akan segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk tahap satu. Harapannya, perkara ini bisa segera dinyatakan lengkap atau P21,” tegas Hendri. (Sin)

Tags: Headline
Previous Post

Korban Tenggelam di Samarinda Seberang Ditemukan Tewas Dekat Kapal LCT

Next Post

Polisi Sita 1.057 Gram Sabu di Palaran Samarinda, Dikendalikan dari Dalam Lapas

AdminWeb

AdminWeb

Berita Terkait

Kekecewaan Demonstran Berujung Senggolan Ajudan Gubernur Kaltim yang Tuai Sorotan Publik
Samarinda

Kekecewaan Demonstran Berujung Senggolan Ajudan Gubernur Kaltim yang Tuai Sorotan Publik

by AdminWeb
20 October 2026
Gelap Mata Masalah Upah, Perempuan di Samarinda Sengaja Bakar Bangunan Kerabat hingga Ludes
Samarinda

Gelap Mata Masalah Upah, Perempuan di Samarinda Sengaja Bakar Bangunan Kerabat hingga Ludes

by AdminWeb
19 October 2026
Bawa 12,5 Kg Sabu Terbalut Lakban Cokelat, Tiga Warga Diringkus Polda Kaltim di Samarinda
Samarinda

Bawa 12,5 Kg Sabu Terbalut Lakban Cokelat, Tiga Warga Diringkus Polda Kaltim di Samarinda

by AdminWeb
10 October 2026
Korban Tenggelam di Samarinda Seberang Ditemukan Tewas Dekat Kapal LCT
Samarinda

Korban Tenggelam di Samarinda Seberang Ditemukan Tewas Dekat Kapal LCT

by AdminWeb
10 October 2026
Sisir Palung Mahakam, Enam Penyelam Temukan Bocah Korban Tenggelam di Teluk Lerong
Samarinda

Sisir Palung Mahakam, Enam Penyelam Temukan Bocah Korban Tenggelam di Teluk Lerong

by AdminWeb
25 September 2026
Next Post
Polisi Sita 1.057 Gram Sabu di Palaran Samarinda, Dikendalikan dari Dalam Lapas

Polisi Sita 1.057 Gram Sabu di Palaran Samarinda, Dikendalikan dari Dalam Lapas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

  • Kasus Samarinda Half Marathon Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Penyelenggara sebagai Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Bumi Senyiur Samarinda Resmi Membuka Kembali Kamar Secara Bertahap Dengan Konsep Lebih Modern dan Nyaman.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerbang Awal Menjadi Generasi Berakhlak, SMP Plus Berbasis Pesantren Salsabila Samarinda Sambut Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Ban Motor Gundul Ditilang Rp250 Ribu, Satlantas Samarinda Tegaskan Utamakan Edukasi demi Keselamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramugari Asal Samarinda Wakili Indonesia di Miss Asia Pacific International 2026, Siap Harumkan Nama Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026

Categories

  • Artikel
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berau
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Etam 24
  • Hobi dan Liburan
  • Kriminal
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Kategori

  • Artikel
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berau
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Etam 24
  • Hobi dan Liburan
  • Kriminal
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Cari berdasarkan tag

Explore Bali Headline headlines Kebakaran Kriminal Market Stories Pandemic Premium Stay Home United Stated Vaccine Work From Home Wuhan

Berita Terbaru

  • Kekecewaan Demonstran Berujung Senggolan Ajudan Gubernur Kaltim yang Tuai Sorotan Publik
  • Gelap Mata Masalah Upah, Perempuan di Samarinda Sengaja Bakar Bangunan Kerabat hingga Ludes
  • Bawa 12,5 Kg Sabu Terbalut Lakban Cokelat, Tiga Warga Diringkus Polda Kaltim di Samarinda

Copyright © 2026 Borneo Insight - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Copyright © 2026 Borneo Insight - All Right Reserved.