BorneoInsight.com – Pemuda Tirta Kencana Kota Samarinda tetap menyalurkan air kepada masyarakat di tengah kondisi intrusi air laut yang memengaruhi kualitas air baku. Berdasarkan pembaruan informasi per Jumat, 25 September 2026, air yang dialirkan untuk sementara hanya diperuntukkan bagi kebutuhan nonkonsumsi, seperti mandi, mencuci, dan kakus (MCK).
Masyarakat diminta tidak menggunakan air tersebut untuk minum maupun memasak. Perumda Tirta Kencana juga mengimbau warga menyiapkan cadangan air secukupnya serta menggunakan air secara bijak selama kondisi intrusi air laut berlangsung.
Untuk kebutuhan air konsumsi, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah alternatif yang disiapkan, yakni Terminal IPA di IPA Perumda Tirta Kencana, Terminal Umum di masjid, musala, tempat ibadah maupun kantor, serta Terminal Mandiri dari sumur bor bantuan dan sumur bor warga.
Selain itu, kebutuhan air dapat dipenuhi melalui layanan tangki yang permintaannya dikoordinasikan melalui RT dan kelurahan setempat untuk kemudian dipusatkan melalui Satgas. Masyarakat juga dapat memanfaatkan sumber air lain yang dinyatakan layak untuk kebutuhan konsumsi.

Perumda Tirta Kencana menyatakan langkah penanganan terus dilakukan melalui pemantauan kualitas air baku secara berkala, penyesuaian proses pengolahan di instalasi, koordinasi dengan pihak terkait, serta penguatan pelayanan tangki melalui Satgas.
Adapun wilayah yang terdampak saat ini area Non konsumsi : Kecamatan Palaran ,Kecamatan Samarinda Seberang , Kecamatan Samarinda Ilir,Kecamatan Sungai pinang
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan sekaligus memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dengan memperhatikan kondisi kualitas air baku. (A.m)












