Borneoinsight.com, Samarinda – Gema perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 kian terasa di seluruh penjuru Kalimantan Timur.
Langkah nyata diambil oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk memperkuat rasa nasionalisme publik.
Melalui agenda nasional yang digelar serentak, ribuan bendera kebangsaan disebarkan secara cuma-cuma kepada masyarakat luas.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kaltim bertindak sebagai pelaksana utama di balik pergerakan sosial ini.
Kompleks Gelora Olahraga (GOR) Kadrie Oening Sempaja di Kota Samarinda dipilih menjadi pusat pemusatan aksi pada Minggu (9/8/2026).
Sebanyak kurang lebih 4.047 helai bendera Merah Putih berhasil disalurkan langsung ke tangan warga setempat.
Agenda besar tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, mewakili Sekda Kaltim.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Kesbangpol Kaltim, Arih Frananta Filifus Sembiring, menyampaikan laporan kesiapan teknis acara.
Firnanda menegaskan bahwa pembagian bendera ini dirancang bukan sebatas seremoni tahunan tanpa makna mendalam.
Inisiatif tersebut menjadi pemicu penting untuk menghidupkan kembali jiwa patriotisme serta kerukunan di tengah publik.
Momen menjelang peringatan kemerdekaan dipandang sebagai pendorong utama dalam mempererat persatuan seluruh elemen daerah.
Masyarakat diharapkan memanfaatkan perayaan HUT ke-81 RI ini untuk berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan daerah.
Pengibaran Sang Saka di setiap lingkungan warga menjadi simbol penghormatan atas pengorbanan para pahlawan bangsa.
Sementara itu, Sembiring menggarisbawahi pentingnya gotong royong antara birokrasi dan masyarakat untuk menyukseskan acara ini.
Aksi pembagian ribuan bendera diharapkan mampu menggugah kesadaran warga untuk menghiasi lingkungan pemukiman mereka.
Pemerintah optimistis bahwa gelora mengibarkan bendera akan merata hingga ke pelosok wilayah Benua Etam.
Tali persaudaraan yang kuat diyakini menjadi modal utama Kaltim dalam mendukung kemajuan Indonesia secara keseluruhan.
Seruan pengibaran bendera ditujukan bagi hunian pribadi, perkantoran, sarana pendidikan, hingga fasilitas publik lainnya.
Dukungan penuh terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Kaltim, Wakil Ketua III DPRD Kaltim Yenni Eviliana, serta para pimpinan instansi terkait. (Sin)












